Darunnajah__Sengkang, Jum’at, 3 Oktober 2025__Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Darunnajah Sengkang kembali menghadirkan momen penuh inspirasi melalui kegiatan tahunan Rihlah dan Arabic Camp 2025, yang berlangsung 1–2 Oktober 2025 di kawasan Telaga Biru, Desa Lempong, Wajo. Dengan mengusung tema “Lughatuna Lughatul Qur’an” (Bahasa Kita adalah Bahasa Al-Qur’an)
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri PPTQ Darunnajah dari tingkat SMP hingga SMA. Tujuannya tidak sekadar memberikan penyegaran dari rutinitas belajar, tetapi jugamempererat ukhuwah islamiyah, menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa Arab, sertamemperluas wawasan tentang peradaban dunia dan nilai-nilai Islam.
Selama dua hari penuh, para santri diajak untuk belajar dan berkompetisi melalui berbagaikegiatan menarik dan edukatif. Salah satu sorotan utama adalah lomba-lomba akademikbahasa Arab yang mencakup bidang sharaf (perubahan kata), nahwu (tata bahasa), muhadatsah (percakapan), mahfudzat (ungkapan klasik Arab), serta mufradat yaumiyah(kosakata harian).
Kompetisi ini menjadi ajang unjuk kemampuan sekaligus sarana memperkuat penguasaanbahasa Arab yang telah mereka pelajari selama di kelas. Selain itu, kegiatan permainaninteraktif berbahasa Arab juga turut memeriahkan suasana, membuat proses belajar terasalebih menyenangkan dan tidak membosankan.
Salah satu bagian paling berkesan dalam kegiatan ini adalah kunjungan ke berbagai replikalandmark dunia yang ada di kawasan Telaga Biru. Para santri berkesempatan menjelajahiminiatur Ka’bah di Makkah, Taj Mahal India, Merlion Singapura, hingga Monas sebagaisimbol nasional Indonesia. Kegiatan ini bukan hanya memperluas wawasan santri terhadapdunia Islam dan sejarah peradaban, tetapi juga memperkuat kesadaran bahwa bahasa Arab menjadi jembatan penting dalam memahami peradaban dunia Islam.
Kegiatan ini disambut penuh antusias oleh seluruh peserta. Mereka merasakan pengalamanbelajar yang jauh lebih bermakna dan menyenangkan.
“Seru sekali! Belajarnya tidak terasa membosankan karena dilakukan sambil bermain danberpetualang,” ujar salah satu santri dengan penuh semangat.
Rihlah dan Arabic Camp bukan sekadar perjalanan atau kegiatan rekreasi. Ini adalah bagiandari proses pembelajaran yang menyenangkan, yang diharapkan dapat menumbuhkankecintaan santri terhadap bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur’an. Melalui Rihlah dan Arabic Camp 2025, PPTQ Darunnajah terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya hafal Al-Qur’an, tetapi juga fasih berbahasa Arab juga berwawasan luas.



