Sengkang, 16 Ramadhan 1447 H/06 Maret 2026 M_ Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Darunnajah Sengkang sukses menyelenggarakan Daurah 15 Hari Menghafal Al-Qur’an Spesial Ramadhan 1447 H yang resmi dibuka pada 17 Februari 2026. Program intensif ini menjadi salah satu upaya pesantren dalam menumbuhkan semangat generasi muda untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 49 peserta, yang terdiri dari 28 peserta internal dan 21 peserta eksternal. Peserta eksternal diberikan tiga pilihan program, yaitu mabit, full day, dan part day, sehingga dapat menyesuaikan dengan waktu dan kebutuhan masing-masing.Menariknya, kegiatan ini terbuka bagi anak-anak mulai dari usia 9 tahun, sehingga menjadi kesempatan berharga bagi generasi muda untuk memulai perjalanan mereka bersama Al-Qur’an sejak dini.
Selama 15 hari pelaksanaan, para peserta menjalani program hafalan secara intensif. Suasana pondok pun dipenuhi dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dibaca dan dihafalkan oleh para peserta. Dari proses tersebut, lahir berbagai capaian yang membanggakan. Beberapa peserta berhasil menambah ziyadah hafalan hingga 3 juz, sementara peserta lainnya mampu melakukan murajaah hingga 15 juz selama masa daurah berlangsung.
Kegiatan ini juga memberikan kesan mendalam bagi para orang tua peserta. Salah seorang ibu menyampaikan harapannya,
“Semoga tahun depan ada daurah lagi.”
Sementara ibu lainnya mengungkapkan rasa bahagianya,
“Dengan adanya daurah ini, anak-anak semakin semangat menghafal Al-Qur’an dan bahkan sudah bercita-cita ingin mondok di PPTQ Darunnajah.”
“Anak kami lebih memilih ke pondok daripada ke sekolah walau pada akhirnya tetap kesekolah, hafalannya Maasya Allah dan banyak tambahan hafalannya, Syukran ustadzah’’ Ucap Ibu yang lain.
Menjelang penutupan kegiatan, pada 5 Maret 2026/15 Ramadhan, dilaksanakan sima’an hafalan 15 juz sekali duduk yang dibawakan oleh Ananda Aprilia Rahma Arisa di hadapan para Santri, orang tua dan Muhaffidzah. Momen tersebut menjadi salah satu bukti kesungguhan para peserta dalam menjaga dan memperkuat hafalan Al-Qur’an selama mengikuti program daurah.
Momen yang paling mengharukan terjadi pada rangkaian penutupan kegiatan. Dua peserta berhasil menyelesaikan khataman hafalan Al-Qur’an 30 juz, yaitu Ananda Amay H. M. Wellang dan Hairani Basri. Prosesi sima’an hafalan mereka didampingi langsung oleh masing-masing ibunda dan disaksikan oleh seluruh peserta, asaatidz, serta para orang tua peserta. Suasana ruangan pun dipenuhi rasa haru hingga tak sedikit yang menitikkan air mata.
Dengan penuh rasa syukur, ibu dari Amay menyampaikan,
“Sungguh, kami tidak pernah terpikirkan atau terbayangkan akan memiliki seorang anak penghafal Al-Qur’an 30 Juz.”
Sementara ibu dari Hairani juga menyampaikan ungkapan yang menyentuh di hadapan para peserta dan wali santri,
“Kami hanya bisa mengucapkan terima kasih dan bersyukur kepada Allah. Perjalanan kami dari rumah menuju pondok ini sangat jauh, dan di sepanjang jalan kami melewati begitu banyak pondok pesantren. Namun kami yakin, Allah-lah yang menggerakkan langkah kaki kami hingga akhirnya sampai di tempat ini. Terima kasih anak-anakku, kalian sudah berjuang untuk membahagiakan orang tua kalian.”
Daurah 15 Hari Menghafal Al-Qur’an Spesial Ramadhan 1447 H secara resmi ditutup pada 6 Maret 2026 tepatnya 16 Ramadhan dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Acara penutupan diakhiri dengan pemberian penghargaan kepada peserta dengan capaian terbaik, serta pembagian sertifikat dan bingkisan kepada seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi atas kesungguhan mereka selama mengikuti program daurah.
Program ini diharapkan dapat terus menjadi sarana lahirnya generasi muda yang mencintai Al-Qur’an, menjaga hafalannya, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *